(Refleksi
Pertemuan ke-6 Mata Kuliah Filsafat Ilmu yang diampu oleh Dr. Marsigit, M.A)
Tulisan
ini adalah hasil refleksi perkuliahan keenam mata kuliah filsafat ilmu yang dilaksanakan
pada hari senin tanggal 10 September 2012. Setelah beberapa kali mengikuti
perkuliahan (disamping juga hasil kajian terhadap elegi yang ditulis oleh Dr.
Marsigit, MA di blog setiap pekannya), semakin banyak pertanyaan yang muncul
dari para mahasiswa terkait dengan filsafat dan aplikasinya.
Salah
satu nasehat yang saya ingat dari perkuliahan-perkuliahan sebelumnya adalah
bahwa berfilsafat mesti sopan terhadap ruang dan waktu, dalam kerangka spiritual
sebagai komandan. Yang demikian adalah agar pikiran kita tidak liar dan
menembus pada ranah ketuhanan yang bukan wilayah pikiran manusia sebagai
makhluk. Dari kondisi tersebut, muncul pertanyaan apakah mungkin kita dapat
membatasi pikiran kita agar tidak menyimpang dari jalurnya. Pertanyaan ini
menjadi pertanyaan pembuka dalam perkuliahan kali ini.